Cerita · Fiksi

Senin dan Jumat (3)

Sebelumnya:┬áSenin dan Jumat (2) Aku mengilas balik semua kejadian yang sudah aku alami beberapa waktu ini. Semua terasa aneh dan berjalan begitu cepat. Aku bagaikan tenggelam dalam mimpi-mimpi yang penuh dengan ketidakjelasan linimasa. Tiga minggu aku menunggunya, mencarinya, seperti anak mencari ibunya. Semua terasa begitu aneh, kenapa aku menjauh dari Adeeva di saat dia membuka… Continue reading Senin dan Jumat (3)

Puisi

Wanita Ular

Masihkah kau ingat? Gelak tawa di kelas tak bersyarat Sunyi kelam di kala mengenang jagat Raut indah senyummu kuingat pekat Masihkah kau sadar? Senyum palsu kau tebarkan ke lelaki-lelaki gusar Suara manja kau lantunkan untuk menarik pasar Oh persetan kau wanita ular Masihkah kau bersama dengannya? Oh sungguh nestapa merianginya Semoga dia yang menyadarkanmu akan… Continue reading Wanita Ular